Penyebab Munculnya Penyakit Akibat Insomnia

Penyebab Munculnya Penyakit Akibat Insomnia – Tidur adalah salah satu hal yang sangat penting dilaksanakan dan memberi kenyamanan agar dapat bertahan hidup. Saat memejamkan mata untuk beberapa waktu, tubuh akan di berikan kesempatan untuk mengisi ulang sesudah tekanan aktivitas siang hari dilaksanakan. Oleh karena itu, saat anda tertidur dapat membantu memperbaiki sinyal otak terhadap memori, sedangkan sel-sel tubuh akan bekerja keras meregenerasi dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Penyebab Munculnya Penyakit Akibat Insomnia

Ketika bangun tidur tengah malam, sehingga menjadi suatu pola kebiasaan maka akan berpengaruh pada faktor psikis, berupa emosional, sulit fokus dan berkonsentrasi, insomnia dan berpengaruh pada jam biologis tubuh. Bahkan kajian para ilmuan menuturkan bahwa efek kurang tidur akan mengalami gangguan pada beberapa bagian tubuh.

Silahkan baca juga artikel tentang =>>> Obat Insomnia Tradisional Alami

Dalam sebuah riset studi ilmuan barat mengemukakan bahwa insomnia (kurang tidur) dapat mengakibatkan keluhan kesehatan berupa kanker, diabetes, dan penyakiit jantung.

Berikut di bawah ini beberapa penyakit yang diakibatkan insomnia atau kurang tidur bagi semua usia diantaranya :

■ Obesitas dan Diabetes

Diabetes dapat dihubungkan dengan pola tidur yang buruk atau adanya gangguan tidur, dari kajian baru-baru ini telah di teliti bahwa efek kurang tidur dapat mengakibatkab obesitas yang selanjutnya berpotensi pada penyakit diabetes. Kadar asam lemak dari kondisi tersebut dapat berpengaruh pada peningkatan metabolisme dan hormon insulin sebagai pengatur gula darah tubuh. Jadi sangat penting sekali untuk menjaga waktu tidur yang cukup.

■ Penyakit Jantung

Penyakit jantung dapat dikaitkan pula pada kebiasaan kurang tidur, sebab dar hasil penelitian Eropa menegaskan bahwa terdapat beberapa kasus serangan jantung dan penyakit kardiovaskular diakibatkan adanya gangguan tidur. Bahkan lebih parahnya lagi hingga berpotensi pada penyakit stroke.

■ Kanker Prostat

Hasil studi lainnya yang mengarah pada efek dari kurang tidur adalah munculnya kanker prostat. Kanker prostat lebih umum di dominasi oleh kalangan pria usia lanjut jika dibandingkan dengan wanita. Kasus yang ditemukan di luar negeri dari adanya kanker prostat dikarenakan efek insomnia.

Salah satu kajian ilmiah pakar kesehatan meneliti bahwa kandungan melatonin yang di kenal sebagai pengendali tidur atau istirahat dengan peningkatan melatonin yang tinggi dapat menekan pertumbuhan sel tumor. Sedangkan bagi mereka yang insomnia atau memperoleh cahaya yang lebih berpotensi pada pertumbuhan tumor ganas atau kanker.

■ Penyakit Alzheimer

Penyakit alzheimer merupakan kondisi kelainan berupa penurunan daya ingat dan kemampuan berfikir seperti berbicara dan perubahan sikap pengidap akibat gangguan pada otak yang bersifat bertahap. Umumnya kasus alzheimer ini sering di alami oleh kalangan usia lanjut yang mengidap penyakit insomnia (kesulitan untuk tidur).

Dari kajian para pakar kesehatan memperoleh dasar untuk kasus pertumbuhan penyakit alzheimer ini diakibatkan oleh gangguan tidur dan kurang tidur (insomnia). Dari riset studinya memperoleh bahwa tidur sangat penting untuk tubuh untuk membuang libah otak dan akumulasi zat sisa atau sampah dalam otak yang mengakibatkan demensia. Selain itu kajian lainnya berupa bahwa kalangan usia lanjut atau manula di duga memiliki kualitas tidur yang buruk dengan adanya senyawa  limbah beta-amyloid di dalam otak. Senyawa inilah yang memicu insomnia dan gangguan tidur yang mesti dibuang dengan cara tidur.

■ Gangguan psikis atau mental

Hal ini memang sering terjadi pada pengidap insomnia dimana mereka memiliki gangguan psikis berupa emosional tinggi, tempramental, depresi dan stres. Kondisi demikian mendorong dirinya untuk melakukan hal-hal negatif berupa keinginan bunuh diri.

■ Penyakit radang usus

Studi yang terakhir menghasilakn terdapat efek buruk dari gangguan tidur dan pola tidur yang buruk berupa adanya peradangan pada usus dan peradangan pada sistem pencernaan. Diantaranya peradangan yang selalu muncul akibat pola tidur adalah kanker lambung, maag kronis, maag akut serta peradangan pada usus.

Faktor-faktor risiko mengalami insomnia atau sulit tidur diantaranya :

■ Mengkonsumsi minuman berkafein tinggi.

■ Faktor genetik (keturunan).

■ Efek samping obat-obatan tertentu.

■ Kurang berolahraga.

■ Usia lanjut atau manula.

■ Memiliki masalah pada sistem saraf tubuh.

■ Mengkonsumsi minuman keras atau beralkohol.

■ Dehidrasi.

■ Obesitas.

Demikian ulasan tentang beberpa penyakit yang dapat terjadi akibat dari pola tidur yang buruk seperti insomnia. Mudah-mudahan apa yang di kaji kali ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Baca juga artikel menarik lainnya :

Obat Sirup Nyeri Lambung untuk Anak dan Dewasa
5 Jus Buah Segar Memelihara Kesehatan Ginjal
Pantangan Bagi Penderita Penyakit Asma Bronkial

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *