Cara Mengurangi Kebiasaan Begadang

Cara Mengurangi Kebiasaan BegadangSelamat datang atas kunjungan setia anda pada website kami sleepcarecapsule.com. Kami di sini akan senantiasa memberikan informasi-informasi penting seputar tips-tips kesehatan dengan berbagai pengobatannya.
Pada bahasan kali ini akan membahas seputar metode atau cara mengurangi kebiasaan begadang yang umumnya sering dilakukan oleh kalangan dewasa.

Begadang dalam sebuah lirik lagu bang haji rhoma irama menginformasikan dampak buruk bagi kesehatan, terlebih begadang itu tidak ada kaitannya dengan sebuah kepentingan. Kebiasaan buruk begadang tidak patut dijadikan contoh bagi kalangan anak-anak.

Seiring dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan menurut riset pakar kesehatan mengutarakan bahwa kebiasaan begadang sampai larut malam dapat mempengaruhi kesehatan perkembangan fungsi otak manusia. Pada malam hari ketika terlelap tidur, otak bekerja keras untuk membuang racun dan sisa-sisa aktivitas saraf yang terkumulasi pada otak selama beraktivitas seharian penuh.

Akumulasi sisa-sisa dan racun inilah yang mengakibatkan munculnya kelainan saraf dan penyakit alzheimer. Maka, kebiasaan buruk begadang sudah semestinya dikurangi atau pun dihilangkan baik oleh pria, wanita, anak-anak, serta lanjut usia.

Kasus kebiasaan buruk suka begadang, tidak hanya dilakukan oleh kalangan dewasa saja. Terlebih kasus begadang melibatkan kalangan para pelajar dan anak-anak. Bila kebiasaan ini dilakukan semenjak dini, maka akan terus menerus berlanjut hingga mencapai dewasa nanti.

Sudah sepantasnya bagi para pelajar untuk dapat menyesuaikan waktu istirahat dan waktu untuk belajar. Kebanyakan para pelajar lebih cenderung mengikuti kebiasaan yang dilakukan oleh orang dewasa. Jika para pelajar sering begadang sampai larut malam tentunya akan mempengaruhi pembelajaran dalam menuntut ilmu.

Anak atau pelajar yang rutin begadang akan mengalami penurunan daya konsentrasi dan pola berpikirnya. Mereka yang sering begadang lebih sulit menghafal pelajaran dan mudah emosi. Begadang tidak hanya dilarang untuk para pelajar saja, tetapi bagi kalangan dewasa pun tidak dianjurkan.

Adapun mengenai faktor-faktor pemicu kebiasaan begadang diantaranya sebagai berikut :

  • Niat untuk begadang.

Faktor yang pertama adalah adanya niat untuk mencoba begadang. Semua berawal dari niat untuk begadang dan lama kelamaan menimbulkan kecanduan. Bila sudah menjadi kecanduan dan kebiasaan yang seolah-olah termasuk bagian dari hobi.

  • Faktor Lingkungan.

Faktor lingkungan ini sangat bepengaruh besar dalam kasus begadang. Misalnya banyak para orang tua ingin menonton pertandingan sepak bola di Televisi. Lalu anaknya yang masih sekolah juga ikut-ikutan menonton TV bersama sang ayah. Kemungkinan keesokan harinya anak tersebut akan merasa ngantuk dan terlihat lesu.

  • Faktor psikis.

Faktor psikis sama halnya dengan 2 faktor diatas tadi, dimana orang yang terlalu banyak aktivitas tiada henti dapat menjadi suatu pola kebiasaan buruk bagi dirinya. Karena jadwal tidurnya pada siang hari, tentunya pada malam hari ia tidak bisa tidur.

  • Faktor Gaya Hidup.

Seperti faktor lingkungan, karena keasyikan memainkan gadget pada malam hari, waktu untuk tidur pun akan menjadi waktu yang terbuang percuma. Waktu untuk istirahat yang sesuai adalah pada malam hari dan bukan pada siang hari.

Dampak buruk yang terjadi dari kebiasaan begadang terhadap kesehatan yaitu :

  • Penurunan daya konsentrasi dan tidak fokus.

Kebiasaan begadang dapat mengurangi daya konsentrasi dan tidak fokus dalam beraktivitas. Berkurangnya konsentrasi misalnya saat belajar akan berpengaruh pada kualitas peringkat anak dalam hal pelajarannya di sekolah. Anak yang sering begadang cenderung mudah lupa dalam hafalan dan mudah ngantuk saat belajar.

  • Penurunan sistem daya tahan tubuh.

Kurangnya waktu tidur yang disebabkan begadang hingga larut malam akan rentan terserang berbagai penyakit, salah satunya penyakit alzheimer dan kelainan pada saraf. Dapat dikatakan bahwa kebiasaan begadang akan mengakibatkan kesehatan fisik dan psikis menjadi menurun.

  • Peningkatan depresi dan stress.

Kalangan dewasa yang sudah menjadikan begadang sebagai kebiasaan, umumnya mereka lebih mudah ngantuk di siang hari, mudah murung, sering melamun serta mudah sekali marah-marah.

  • Obesitas.

Meskipun kebiasaan begadang tidak berpengaruh langsung pada kondisi obesitas. Namun, sebagian kecil kalangan obesitas lebih menyukai kebiasaan begadang.

  • Pucat pucat dan terlihat lesu.

Secara umum ciri fisik yang terlihat jika terlalu sering begadang diantaranya muka terlihat pucat, sayu, lesu, serta muncul lingkaran hitam di bawah mata.

Penyakit-penyakit yang ditimbulkan dari kebiasaan begadang setiap malam yaitu diantaranya :

  • Tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah pemicu risiko serangan jantung, stroke, parkinson bagi usia lanjut serta gangguan pada sistem saraf.

  • Alzheimer.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Maiken Nedergaard, M.D., D.M.Sc. dari University of Rochester Medical Center School of Medicine and Dentistry, New York menjelaskan keterkaitan antara kebiasaan begadang yang berakibat munculnya penyakit alzheimer.

Penyakit alzheimer adalah jenis demensia yang secara umum diawali dengan daya ingat melemah, gangguan pada otak dalam membuat rencana, penalaran, persepsi dan berkomunikasi.

  • Terserang diabetes.

Kencing manis diakibatkan terbiasa makan pada tengah malam. Orang yang sering begadang akan selalu merasa lapar dan haus. Dengan begitu efek makan pada tengah malam akan terasa buruk bagi kesehatan.

  • Kardiovaskuler.

Kardiovaskuler melingkupi area organ jantung dan pembuluh darah. Seperti yang pertama di jelaskan bahwa dampak buruk yang diakibatkan karena kebiasaan begadang salah satunya berpengaruh pada fungsi-fungsi kerja jantung.

Terlepas dari gangguan itu semua, berikut di bawah ini adalah cara mengurangi kebiasan begadang di malam hari hingga larut malam yaitu dengan cara :

  • Relaksasi tubuh dan pikiran.

Meskipun masih banyak tuntutan pekerjaan yang belum selesai, alangkah baiknya untuk mencoba merelaksasikan diri. Hentikan untuk sementara aktivitas fisik dan otak yang terlalu berlebihan. Tubuh harus santai dan rileks agar saraf-saraf tubuh tidak tegang. Contohnya dengan langsung berbaring di tempat tidur.

  • Membersihkan badan.

Cara agar tubuh dan piikiran bisa menjadi rileks dan santai adalah dengan membersihkan badan misalnya mandi dengan air hangat usai bekerja. Biasanya dengan mandi dapat melepaskan hormon stress yang diakibatkan aktivitas seharian penuh.

  • Meditasi atau sembahyang.

Bagi kalangan yang menganut agama islam kebiasaan dalam begadang sudah semestinya dihilangkan. Apalah artinya begadang, toh nantinya bukan hal menguntungkan tapi malah merugikan bagi kesehatan. Jika kebiasaan begadang terus dilakukan, bagaimana dengan mencari nafkah atau bekerja.

Ada cara yang efektif dan ampuh dalam hal pengobatan kebiasaan buruk begadang tiap malam yaitu dengan bermeditasi. Maksud bermeditasi disini adalah dengan mengerjakan solat malam sebagai pengobatan rohani untuk  menghilangkan kebiasaan buruk tersebut.

Dengan sembahyang tengah malam  disamping menyehatkan jasmani juga bisa memberi pencerahan pada rohani. Sehingga tubuh tidak selalu merasa terbebani dan pikiran pun akan jernih.Senantiasa membiasakan berdo’a sebelum tidur apalagi bagi orang yang mengalami susah tidur.

  • Menjaga pola hidup sehat.

Melaksanakan pola hidup sehat seperti berolahraga dan tidak meminum minuman beralkohol dapat menghilangkan kebiasaan begadang tiap malam. Mengkonsumsi makanan yang sehat dan penuhi cairan tubuh. Sebab efek terlalu sering begadang adalah adanya gejala dehidrasi.

  • Tidak menonton televisi hingga larut malam.

Bila ada informasi yang diperlukan dari acara televisi, tentunya diperbolehkan untuk menontonnya. Namun ada batasannya juga, misalnya dengan tidak menonton pertandingan sepak bola yang melibatkan anak-anak hingga tengah malam.

  • Tidak merokok dan tidak meminum kopi menjelang tidur.

Kopi dan rokok, keduanya mempunyai senyawa kafein yang dapat merangsang hormon pada saraf otak untuk tidak bisa beristirahat. Oleh karena itu, diusahakan untuk mengurangi bahkan menghilangkan kebiasaan merokok dan minum kopi.

  • Mematikan lampu kamar tidur.

Baik melalui riset secara medis dan non medis dalam upaya menanggulangi susah tidur dan kebiasaan begadang adalah dengan mematikan sinar lampu kamar tidur. Dengan mematikan lampu kamar tidur penglihatan akan untuk menerima cahaya akan redup, sehingga mata mudah terpejam dan mudah terlelap tidur.

Bagi kalangan yang phobia kegelapan dapat di obati dengan memperbanyak berdo’a dan meditasi. Bisa juga dengan hanya menyalakan lampu tidurnya saja dan mematikan lampu kamar tidur.

  • Mengkonsumsi obat tidur bila perlu.

Dalam upaya untuk mengatasi masalah kesulitan untuk tidur tentunya kalangan medis telah melakukan uji laboratorium dalam pembuatan obat tidur. Banyak sekali pengobatan untuk menanggulangi masalah tidur dengan meminum obat dan melalui berbagai terapi.

Demikian bahasan kali ini mengenai cara mengurangi kebiasaan begadang hingga larut malam. Dapat disimpulkan bahwa begadang sangat tidak dianjurkan bagi semua usia terutama anak-anak. Sebab jika begadang terus menerus dilakukan akan merugikan baik jasmani dan rohani. Semoga bahasan yang di buat kali ini dapat bermanfaat.

Salam sehat !

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *